Motivation Letter
Perkenalkan nama saya Samuel Yosema Aritonang, biasa dipanggil Sammy atau Samuel tergantung masing-masing orang lebih nyaman dengan panggilan yang mana. Saya saat ini berkuliah semester satu sebagai mahasiswa jurusan teknik pengairan Universitas Brawijaya. Saya lahir pada tanggal 21 Mei, 2001. Tahun kelahiran yang sebenarnya sudah tepat untuk angkatan saya, tetapi saya merasa tua sekarang karena banyak yang statusnya mahasiswa baru seperti saya yang berumur lebih mudah daripada saya. Saya anak sulung dari tiga bersaudara, adik kedua saya masih SMA dan yang bungsu masih mengenyam pendidikan di SD. Ayah saya adalah seorang wiraswasta dan ibu saya adalah seorang bidan. Mereka berdua berhasil mendidik saya hingga saat ini.
Saya mulai menginjak dan merasakan pendidikan di TK Cendana. Tidak tahu apa alasan orang tua saya memasukkan saya ke TK tersebut, tetapi yang saya tahu TK tersebut memang dekat dengan rumah saya dan terletak di dalam perumahan saya. TK tersebut adalah milik sebuah yayasan sehingga terdapat SD dan SMP juga disana dengan nama yang sama pula. Namun, saya tidak melanjutkan pendidikan saya di SD Cendana. Justru orang tua saya memasukkan saya ke SD yang lumayan jauh dari rumah saya, yaitu SDN 005 Batam Kota. Pendidikan SD saya berjalan dengan lancar dan memuaskan sehingga saya dapat masuk ke SMP yang dapat predikat favorit di kota saya, yaitu SMPN 12 Batam Kota. Kehidupan saya mulai berubah drastis disana, saya mulai meluaskan lingkaran pertemanan dan lebih mengenal arti hidup di SMP. Selanjutnya, saya melanjutkan pendidikan ke salah satu dari dua SMA favorit di kota saya, yaitu SMAN 3 Batam Kota dan berhasil masuk di jurusan IPA. Kehidupan SMA saya selain mengembangkan sosial saya, hal ini juga meningkatkan kemampuan dalam akademik saya.
Hal ini dapat terjadi karena saya sungguh amat mencintai diri saya sendiri terlepas dari kekurangan-kekurangan yang saya miliki. Bukankah mencoba berdamai dengan kekurangan diri sendiri merupakan arti dari mencintai diri sendiri? . Banyak rintangan yang terjadi saat mengenyam pendidikan 12 tahun lamanya, tetapi hal tersebut dapat dilewati dengan hasil yang baik pula. Banyak yang dapat melewati masa-masa tersebut, tetapi tidak banyak yang mendapatkan hasil yang terbaik. Hal tersebut terjadi karena orang-orang masih belum sadar mengenai pentingnya untuk mencintai diri sendiri.
Cara saya mencintai diri sendiri itu mudah, dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain, percaya dengan kemampuan diri sendiri, dan tidak minder dengan apa yang dimiliki orang lain. Hal ini sangat mendorong saya untuk tetap bergerak maju ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu. Walaupun saya menjalani kehidupan akademik yang penuh dengan ambisi, tetapi saya selalu menyempatkan diri saya untuk menjalani hobi saya seperti bermain basket dan membaca artikel. Kegiatan tersebut bukan hanya melepas kepenatan tetapi juga menambah dan meningkatkan kemampuan sosial dan wawasan.
Waktu terus melaju dan berlalu, sekarang saya adalah bagian dari mahasiswa jurusan teknik pengairan Universitas Brawijaya semester satu. ya, saya adalah mahasiswa baru. Dalam dunia perkuliahan saya, selain bagus dalam akademik, saya ingin bagus juga dalam membangun relasi yang baik terhadap orang banyak. Saya sadar akan hal itu dan menurut saya hal tersebut dapat dilakukan dengan cara berorganisasi. Dapat dikatakan, saya tertarik untuk berorganisasi di dalam perkuliahan. Sehingga, saya dapat menjadi mahasiswa yang baik baik dalam akademik maupun non-akademik. Saya juga mengincar lomba-lomba, seperti lomba essay, lomba dalam keteknikan, dan lomba-lomba lainnya yang mungkin ada di masa depan dan dapat saya perhitungkan bahwa saya dapat mengikuti lomba tersebut atau tidak. Saya adalah orang yang yakin bahwa CV sangat berpengaruh terhadap pekerjaan, terutama pada masa fresh graduate . Maka hal yang saya sebutkan tadi merupakan hal yang hukumnya wajib bagi saya untuk dilakukan. Di samping itu, saya akan tetap menjaga IPK saya agar tetap di tinggi dan memuaskan.
Saya memiliki cita-cita melanjutkan pekerjaan ayah saya sebagai kontraktor atau konsultan bagian sipil dan kontruksi. Saya melihat banyaknya proyek dalam pembangunan pengairan seperti kontruksi pantai, pelabuhan, drainase, bendungan, dll. Membuat saya tertarik dengan jurusan Teknik Pengairan, belum lagi bahwa Indonesia merupakan negara agraris sehingga pertanian ada dimana-mana. Alasan kedua saya menjadi kontraktor atau konsultan yaitu merupakan prospek kerja yang memang membutuhkan sumber daya manusia yang banyak, apalagi terhadap negara berkembang seperti Indonesia. Pekerjaan ini selain banyak dibutuhkan, pekerjaan ini memiliki gaji yang besar pula. Memang tidak bisa dipungkiri semua mengejar hal-hal duniawi seperti itu.
Saya tahu hal tersebut bukanlah yang mudah diwujudkan seperti membalikkan telapak tangan. Maka dari itu dengan ridho dari Tuhan Yang Maha Esa, restu orang tua, dan semangat juang yang kuat dan gigih. Saya yakin cita-cita tersebut dapat terwujud. Demikian motivation letter saya, terima kasih atas perhatiannya.
Comments
Post a Comment